Selasa, 09 Februari 2016

Pencegahan Kanker

 
Pencegahan Kanker

Kanker dapat dicegah dengan menghindari penyebab dan faktor risiko serta berperilaku hidup sehat.
Cara hidup sehat yang dapat menurunkan risiko kanker adalah :


•    Mengurangi makan makanan berlemak
•    diet seimbang dan olahraga teratur
•    Mengurangi makan makanan yang diawetkan
•    Membatasi minum minuman mengandung alcohol
•    Lebih banyak makan makanan berserat
•    Lebih banyak makan makanan mengandung vitamin A dan C
•    Lebih banyak makan makanan yang segar
•    Hindari kebiasaan merokok
•    Olah-raga teratur (4x/minggu, 30-60 menit)
•    Keseimbangan dalam hidup
     - Upayakan hindari stres
     - Sediakan waktu untuk bersantai bersama keluarga dan melakukan hobby
     - Taat beribadah

•    Periksakan kesehatan secara teratur
     - Vaksinasi (Vaksinasi untuk Hepatitis dan HPV)
     - Uji kesehatan umum 
     - Deteksi dini kanker
     - Perhatikan setiap perubahan pada diri
     - Ketrampilan untuk memeriksa diri sendiri seperti: SADARI (Periksa Payudara Sendiri ) 

Kanker juga mudah diobati jika ditemukan dalam stadium dini. Biasanya jika gejala telah banyak dirasakan, kanker sudah dalam keadaan lanjut. Kanker yang dapat dilakukan pemeriksaan deteksi dini adalah :

•    Kanker Leher Rahim
•    Kanker Payudara    
•    Kanker Hati      
•    Kanker Kolorektal
-    Kanker prostat

Mencegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

( Human Papilloma Virus 
)

Di Indonesia, setiap 1 jam seorang wanita meninggal karena kanker serviks. Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seorang perempuan dapat terkena kanker serviks. Namun penelitian menemukan  bahwa  kanker serviks 99,7 % disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus).

Jenis tipe virus ini banyak sekali golongannya, mulai dari resiko tinggi / menyebabkan kanker (16,18,31,33,35,39,45,51,52,56,58,59) dan risiko rendah / tidak menyebabkan kanker (6,11,40,42,43,44,54,61,70,72,81). Tipe 16 dan 18 disinyalir sebagai penyumbang terbesar terjadinya kanker serviks, yaitu sekitar 70 %. tipe 31 dan 35 juga memberi kontribusi sekitar 20 %.

Vaksin untuk mencegah infeksi HPV onkogenik ( HPV penyebab kanker ) telah ditemukan. Vaksinasi HPV saat ini telah dikembangkan untuk beberapa tipe yaitu Bivalen (tipe 16 dan 18) atau kuadrivalen (tipe 6,11,16,18).

Apa Keuntungan Vaksin HPV ?
Vaksin HPV efektif mencegah infeksi HPV onkogenik tipe 6,11,16 ,18 dan mencegah lebih dari 70% kasus kanker serviks (kanker leher rahim).

Faktor Risiko Terpapar HPV dan Kanker Leher Rahim
  • Menikah / melakukan aktivitas seksual berusia < 20 tahun
  • Berganti - ganti pasangan seksual
  • Terpapar infeksi yang ditularkan secara seksual (IMS)
  • Ibu atau saudara perempuan yang menderita kanker leher rahim
  • Tes Pap Smear sebelumnya yang abnormal
  • Merokok
  • Penurunan kekebalan tubuh (seperti ; HIV/AIDS, Asthma dan Lupus)

Siapa saja yang perlu mendapat Vaksin HPV? 
Vaksin HPV terbukti efektif hanya jika diberikan pada orang yang belum pernah terkena infeksi HPV.
1.    Dianjurkan pada saat seseorang belum aktif secara seksual.
2.    Kondisi fisik sehat dan baik.
3.    Vaksin HPV tidak direkomendasikan untuk wanita hamil.
4.    Vaksin ini terutama dianjurkan diberikan untuk wanita usia 10 - 55 tahun.
  • Bila belum berhubungan seksual dapat langsung diberikan vaksin. 
  • Bila sudah menikah / sudah ada kontak seksual secara aktif, maka  dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan skrining berupa tes Pap smear terlebih dahulu.

Kapan Pemberian Vaksin HPV  ?
Vaksin HPV diberikan secara berkala melalui 3 kali suntikan dalam waktu 6 bulan, suntikan kedua dan ketiga diberikan 2 dan 6 bulan setelah suntikan pertama.

Setiap perempuan memiliki faktor resiko terkena virus HPV.
Lindungi diri anda dari paparan penyakit karena HPV,
karena diri anda sangat berarti .

Tidak ada komentar: